WHAT'S NEW?
Loading...
Disampaikan oleh Asy-Syaikh al-'Allamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/7sSGaJOtvyc

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=7sSGaJOtvyc
________
- - - - - - - - -

MENJELASKAN KESALAHAN ULAMA TERANGGAP MEMAKAN DAGING MEREKA?

❱ Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

[ Pertanyaan ]

Ketika kami membantah sebagian dai yang jahat untuk menjelaskan kebathilan mereka dan kami sebutkan nash-nash dari syari’at yang menunjukkan kebathilan dari ucapan mereka, maka mereka menyalahkan kami dengan dalih bahwa daging para ulama beracun dan membicarakan kesalahan mereka adalah perbuatan ghibah?

[ Jawaban ]

[✔️] Menjelaskan kebenaran hukumnya wajib
[✔️] dan menjelaskan kesalahan juga wajib,
[✘] dan hal ini bukan termasuk memakan daging para ulama.

[↑] Bahkan ini termasuk upaya menjelaskan kebenaran dan menyampaikan nasehat.
▷ Itu bukan termasuk memakan daging para ulama.
▷ Engkau tidak mencela pribadi mereka, tetapi engkau hanya menjelaskan kesalahan mereka
▷ dan menjelaskan yang benar tentang keadaan mereka.

Sumber: http://www.albaidha.net/vb/showthread.php?t=54294

Kunjungi: http://forumsalafy.net/apakah-menjelaskan-kesalahan-ulama-teranggap-memakan-daging-mereka/

₪ Dari Channel Telegram @ForumSalafy

**Dengan sedikit penyesuaian Judul dari Admin
※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

➥ #VideoFawaid #Manhaj #ghibah #menampakkan_kemungkaran

Jangan lewatkan berbagai faedah lainnya:

◈ Channel Youtube
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet
◈ IG & Twitter @alfawaaid_net
| http://bit.ly/IG_alfawaaid
| http://bit.ly/TW_alfawaaid
◈ TG:
| https://t.me/Alfawaaid - @Alfawaaid
| https://t.me/ukhuwahsalaf - @ukhuwahsalaf
| https://t.me/ForumBerbagiFaidah - @ForumBerbagiFaidah
◈ Web:
| http://www.alfawaaid.net


🚇HUKUM MENGGAMBAR MAKHLUK BERNYAWA DI DALAM ISLAM

❱ FATWA AL-LAJNAH AD-DA'IMAH LI AL-BUHUTS AL-'ILMIAH WA AL-IFTAA' - Pertanyaan Pertama dari Fatwa Nomor 2036

[ Pertanyaan 1 ]

Apa hukum menggambar di dalam Islam?

[ Jawaban 1 ]

[✘] Menggambar semua yang bernyawa seperti manusia dan semua binatang, hukum asalnya adalah haram,
● baik itu gambar yang berbentuk
● atau gambar pada kertas, kain dan dinding
● atau fotografi dan yang semisalnya.

[↑] Hal ini berdasarkan beberapa hadits shahih yang melarang akan hal itu, dan mengancam orang yang melakukannya dengan siksaan yang pedih.

▷ Karena biasanya gambar-gambar seperti ini menjadi wasilah/perantara untuk berbuat syirik kepada Allah
● dengan berdiri di hadapannya,
● tunduk dan mendekatkan diri kepadanya
● serta mengagungkannya dengan bentuk pengagungan yang merupakan hak untuk Allah semata.

▷ Juga karena itu termasuk menandingi ciptaan Allah

▷ dan sebagian dari gambar tersebut terdapat fitnah seperti
● gambar-gambar artis wanita,
● wanita telanjang dan wanita-wanita yang disebut sebagai ratu kecantikan
● dan yang semisalnya.

■ Di antara hadits-hadits yang menyebutkan keharaman gambar-gambar tersebut karena itu termasuk dosa besar adalah;

◈ Hadits Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah -ﷺ-, bersabda:

︴“Sesungguhnya orang-orang yang membuat gambar-gambar ini akan disiksa pada hari kiamat seraya dikatakan kepada mereka: ‘Hidupkan apa yang telah kamu buat’.” [HR. Bukhari dan Muslim]

◈ Dan hadits Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, ia berkata,

︴“Aku telah mendengar Rasulullah -ﷺ- bersabda: ‘Sesungguhnya manusia yang paling pedih siksanya pada hari kiamat adalah para pelukis’.” [HR. Bukhari dan Muslim]

◈ Juga hadits Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata,

︴“Aku telah mendengar Rasulullah -ﷺ- bersabda: Allah Ta'ala berfirman: ‘Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang membuat serupa dengan ciptaan-Ku, maka buatlah serupa jagung atau buatlah serupa biji-bijian atau buatlah serupa gandum’.” [HR. Bukhari dan Muslim]

◈ Dan hadits Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata:

︴“Rasulullah -ﷺ- datang dari suatu perjalanan dan aku telah menutupi jendela kamar tidurku dengan kain tipis yang terdapat gambar-gambar. Ketika Rasulullah -ﷺ- melihatnya wajah beliau berubah warna (marah). Kemudian beliau bersabda: ‘Wahai Aisyah, orang yang paling pedih siksanya di sisi Allah pada hari kiamat adalah orang-orang yang meniru ciptaan Allah’. Lalu kami memotong kain tipis itu dan menjadikannya satu atau dua bantal.” [HR. Bukhari dan Muslim]

[↑] Makna kata qiram adalah kain penutup dan makna sahwah adalah jendela kamar.

◈ Demikian juga hadits Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata,

︴“Aku telah mendengar Rasulullah -ﷺ- bersabda: ‘Barangsiapa menggambar suatu lukisan di dunia, maka ia akan diperintahkan untuk meniupkan roh kepadanya pada hari kiamat, sedangkan ia tidak akan sanggup melakukannya’.” [HR. Bukhari dan Muslim]

◈ Dan hadits Ibnu Abbas yang lain dari Nabi -ﷺ-, beliau bersabda:

︴“Setiap pelukis masuk neraka, dijadikan baginya setiap gambar yang dilukisnya hidup kemudian menyiksanya dalam neraka Jahanam.” Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata, “Jika kamu terpaksa melakukannya, maka buatlah gambar pohon atau sesuatu yang tidak bernyawa.” [HR. Bukhari dan Muslim.]

[✘] Sifat umum hadits-hadits di atas menunjukkan akan haramnya gambar yang bernyawa secara mutlak.

[✔️] Adapun gambar yang tidak bernyawa seperti
● pohon,
● laut,
● gunung
● dan lain sebagainya,

[↑] maka hukumnya boleh, sebagaimana yang telah di sebutkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, dan tidak ada seorang pun dari sahabat yang mengingkarinya.

◈ Dan juga sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Nabi yang berisi tentang ancaman:

︴“Hidupkanlah apa yang telah kamu ciptakan”

◈ dan sabda beliau juga:

︴“Dia (orang yang menggambar) diperintah untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut, maka dia tidak mampu menghidupkan.”

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu 'Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

📜KOMITE TETAP RISET ILMIAH DAN FATWA
◈ Ketua: Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
◈ Wakil Ketua: Abdurrazzaq 'Afifi
◈ Anggota: Abdullah bin Qu'ud; Abdullah bin Ghadyan.

📚http://www.alifta.net/Fatawa/fatawaChapters.aspx?languagename=id&View=Page&PageID=363&PageNo=1&BookID=3

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ http://bit.ly/ukhuwahsalaf

➥ #VideoFawaid #gambarmakhluk #kamera #foto #fotografi #video #film #televisi #selfie #video_ceramah #ceramah_masyayikh #rekaman_video #hukum_gambar #barang_bukti

Rekaman Audio Kajian Kota Bandung
Ahad, 13 Jumadil Akhir 1438H ~ 12.03.2017M // Masjid Jamie al-Husaeni Banjaran Kabupaten Bandung

Bersama:
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
Al-Ustadz Abu Amr Ahmad Alfiyan hafizhahullah

— Download audio —
Mp3 versi 32 Kbps

[ Kajian Tematik ]
KILAS BALIK SEJARAH DAKWAH SALAFIYAH DI INDONESIA

01. Mukaddimah - Al-Ustadz Rasyid Hamdani hafizhahullah
Download Audio di sini

02. [Sesi 1] - Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
Download Audio di sini

03. [Sesi 2] - Al-Ustadz Abu Amr Ahmad Alfiyan hafizhahullah
Download Audio di sini

04. [Sesi 3] - Al-Ustadz Abu Amr Ahmad Alfiyan hafizhahullah
Download Audio di sini


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber: Channel Telegram @SalafyBandung

Klik “JOIN” http://bit.ly/ukhuwahsalaf
Klik “JOIN” http://bit.ly/Alfawaaid
Klik “JOIN” http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.
Disampaikan oleh Asy-Syaikh al-'Allamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/1g_cAidWfIQ

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=1g_cAidWfIQ
________
- - - - - - - - -

DILARANG IKUT SERTA DALAM PEMILU LALU BAGAIMANA CARA KAUM MUSLIMIN DAPAT MENGUASAI HUKUM & MENEGAKKAN SYARI'AT?

❱ Asy-Syaikh Al-'Allamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i رحمه الله

[ Pertanyaan ]

Apabila kalian memperingatkan dari ikut serta dalam pemilu, lalu bagaimana cara kaum muslimin dapat menguasai hukum dan menegakkan syari’at?

[ Jawaban ]

■ Yang menyangka bahwa dia mampu mencapai hal itu dengan mengikuti pemilu maka dia orang lalai! lalai! lalai!

[↑] Yang dapat memenangkan pemilu adalah orang yang memiliki jutaan dollar amerika, dan di malam hari mendatangi para syaikh kabilah, para hakim, dan seterusnya, orang yang seperti inilah yang akan menang dalam pemilu.

[✘] Anggaplah dia akan memenangkan pemilu yang sehat, maka penguasa akan mengarahkan kepadanya meriam dan senapang, sebab mereka tidak bersedia untuk memberikannya dengan melalui pemilu.

[✔️] Maka kami akan terus mengajar insya Allah sesuai kemampuan kami, dan mencapai kekuasaan dilakukan dengan bertakwa kepada Allah Azza wa Jalla dan menyiapkan kekuatan sesuai batas kemampuan, Wallahul musta’an.

Sumber: http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=1410

₪ Alih Bahasa: http://www.salafybpp.com/aqidah/hukum-ikut-serta-dalam-pemilu

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

➥ #VideoFawaid #pemilu #pemilihan_umum #intikhobat #demokrasi #fatwa_pemilu #pilkada #nyoblos #lalai #mughoffal

Jangan lewatkan berbagai faedah lainnya:

◈ Channel Youtube
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet
◈ IG & Twitter @alfawaaid_net
| http://bit.ly/IG_alfawaaid
| http://bit.ly/TW_alfawaaid
◈ TG:
| https://t.me/Alfawaaid - @Alfawaaid
| https://t.me/ukhuwahsalaf - @ukhuwahsalaf
| https://t.me/ForumBerbagiFaidah - @ForumBerbagiFaidah
◈ Web:
| http://www.alfawaaid.net

Disampaikan oleh Asy-Syaikh al-'Allamah Abdul Muhsin al-'Abbad hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/BaD2Bx4PjsE (Durasi: 2:52)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=BaD2Bx4PjsE

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -

[ Pertanyaan ]

Telah tersebar pada akhir-akhir ini celaan dari sebagian pelajar yang ditujukan kepada sebagian Masyaikh Ahlu Sunnah yang membela al haq dengan ucapan dan tulisan mereka semisal Syaikh Robi’ Al Madkholi dan selainnya, dengan anggapan bahwa Masyaikh ini tidak menyisakan seorang pun (untuk dibantah) dan umat butuh untuk bersatu dan meninggalkan saling membantah antar mereka.

Apa nasihat Anda wahai Syaikh yang mulia kepada para pemuda ini?

[ Jawaban ]

Yang wajib adalah saling menasihati dan tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Dan sepantasnya seseorang menjaga lisannya dari ucapan yang bisa membahayakannya.

Bantahan adalah perkara yang perlu jika keadaan mengharuskannya. Apa yang menghalangi dari yang namanya bantahan? Apakah dikatakan hikmah jika membiarkan kemungkaran dan kebatilan tanpa membantahnya? Dan orang yang membantah kemungkaran tersebut lantas kita cela? Ini tidak boleh.

Bahkan bantahan merupakan bentuk nasihat dan bentuk amar ma’ruf nahi mungkar. Kesimpulannya, sepantasnya seorang untuk menjaga lisannya dari ucapan yang bisa membahayakannya.

Dan seorang ulama semisal Syaikh Robi’ Al Madkholi, jika beliau membantah dengan bantahan yang tepat, maka ini adalah bentuk nasihat dan kemanfaatannya akan kembali kepada umat manusia.

[Pelajaran Syarh Sunan Abi Dawud. Rekaman Fatwa No: 217]

Sumber: https://www.youtube.com/embed/_4l0vNdqEUY

Alih bahasa Syabab Forum Salafy - http://forumsalafy.net/pembelaan-syaikh-abdul-muhsin-al-abbad-kepada-syaikh-robi-bin-hadi-hafizhahumullah/

***

[✔️] Diantara faidah yang bisa kita petik dari ucapan syaikh di atas antaranya:

■ Pembelaan terhadap dakwah sekaligus manhaj yang dijalani oleh Syaikh Rabi bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
■ Bantahan terhadap Dedengkot Halabi Rodja, Firanda Andirja yang mencibir serta merendahkan Manhaj Syaikh Rabi bin Hadi hafizhahullah & para penuntut ilmu yang meneladani manhaj beliau
■ Bantahan terhadap Dedengkot Halabi Rodja, Yazid Jawas yang mencibir bantahan ilmiyah dengan mengelompokkan sebagian Salafiyin sebagai "Jama'ah Tahdzir"
■ Meninggalkan bantahan (rudud ilmiyah) merusak hikmah dalam dakwah
■ Bantahan merupakan nasehat dan upaya amar ma'ruf nahi munkar
■ Harus ada sebagian Para ulama & da'i yang memiliki kemampuan untuk menyampaikan bantahan terhadap berbagai penyimpangan dan para pengusungnya
■ Bantahan ulama sekaliber Syaikh Rabi, ketika menetapi kebenaran maka itu merupakan bentuk nasehat & kemanfaatan bagi ummat manusia.
■ Wajib menjaga lisan agar tidak mencibir para ulama yang telah mengerahkan segenap ilmu, waktu serta usia mereka dalam membantah berbagai bentuk penyimpangan dan para pengusungnya.
■ Wajib memuliakan para ulama & asatidzah yang telah menyodorkan kepada ummat ini berbagai bantahan ilmiyah dalam rangka membentengi ummat ini dari berbagai makar dan syubhat oleh orang-orang jahil & para penyesat.

Wallahul a'lam bishshowab.

**Judul dari admin
※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

➥ #VideoFawaid #Manhaj #Tahdzir #Nasehat #hikmah #membiarkan_kemungkaran #Bantahan

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin 'Abdillah al-Fauzan hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/ddJXPwPq31w (Durasi: 1:48)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=ddJXPwPq31w

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
BERDALIL DENGAN BEREDARNYA GAMBAR/FOTO/VIDEO MASYAYIKH DI BERBAGAI MEDIA HANYALAH DALIH PEMBENARAN SEMATA, BUKAN HUJJAH**

[¹][ Pertanyaan ]

Tatkala tampil sebuah artikel karya beliau di koran, tampil pula gambar/foto beliau bersama dengan artikel tersebut. Demikian juga dalam acara ceramah di sebagian channel televisi. Apakah ini menunjukkan bahwa Anda (para masyaikh) berpendapat bahwa gambar/foto itu boleh?

[ Jawaban ]

■ “Ini bukan dalil (tidak menunjukkan bahwa gambar boleh). Aku tidak menyuruh mereka, tidak pula meminta mereka.

Tapi mereka yang datang, mengambil gambar Asy-Syaikh Bin Baz. Padahal beliau mengharamkan gambar itu, dan beliau memperingatkan dengan keras siapa yang melakukannya, yaitu mengambil gambar beliau di tempat-tempat dan acara-acara umum.

Mereka sendiri yang menanggung dosanya. Adapun kami, maka kami tidak ridha dengan gambar itu, tidak pula menyuruh mereka mengambil gambar, dan mereka tidak minta izin kepada kami.”

📚[Fatwa no 7396]

[ لسؤال ]

فضيلة الشيخ وفقكم الله، أسئلة كثيرة تُسأل فتقول: إنّ فضيلتكم عندما يظهر له مقال في الجرائد تظهر صورة له مع هذا المقال وكذلك عند إلقائه للمحاضرات في بعض القنوات، فهل هذا دليل على أنكم تقولون بجواز التصوير؟

[ جواب الشيخ حفظه الله ]

■ { ليس هذا دليلاً، أنا ما أمرتهم ولا طلبتهم وإنما هم يأتون،

أخذوا صورة الشيخ ابن باز وهو يحرم هذا ويحرج من يفعله – يأخذون صورته في المجامع وفي المناسبات،

هذا إثمه عليهم هم، أما نحن فلا نرضى هذا ولا أمرناهم به، ولا شاورونا عليه. } اهـ

📚[رقم الفتوى 7396 - المقطع الصوتي موجود]

[²][ Pertanyaan ]

Apakah menyiarkan ulang acara-acara keagamaan yang disiarkan langsung dengan suara dan gambar melalui media televisi setelah menyimpannya diperbolehkan atau termasuk perbuatan mengambil gambar yang diharamkan?

[ Jawaban ]

■ “Ini menjadi tanggung jawab yang menyiarkannya dan menyimpannya, tanggung jawab mereka, na’am.”

[ لسؤال ]

فضيلة الشيخ و فقكم الله هل إعادة بث البرامج الدينية المباشرة بالصوت و الصورة على شاشة التلفاز إعادة بثها بعد تخزينها هل هو جائز أم هو من التصوير المحرم؟

[ فضيلة الشيخ ]

■ { هذا على ذمة من يبثونها و يحتفظون بها على ذمتهم. نعم }

📚من درس: [الدر النضيد - اليوم الثلاثاء ٢٢-٣-١٤٣٣]

Sumber:
[¹] http://www.alfawzan.af.org.sa/node/10232 | http://www.ajurry.com/vb/showthread.php?t=1010
[²] http://www.albaidha.net/vb/showthread.php?t=42386

Kunjungi: http://forumsalafy.net/bantahan-syaikh-fauzan-dengan-beredarnya-photogambar-beliau/

₪ Dari Channel Telegram @ManhajulAnbiya & @ForumSalafy

**Judul dari Admin
※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #gambarmakhluk #kamera #foto #fotografi #video #film #televisi #selfie #video_ceramah #ceramah_masyayikh #rekaman_video #hukum_gambar #barang_bukti

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/jE5SR1dz57U (Durasi: 1:04)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=jE5SR1dz57U

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -

🚇[VIDEO] BOLEHKAH WANITA MELIHAT PARA ULAMA DI TELEVISI

[ Bingkisan Berharga dari Ulama Kibar Salafy untuk para Du'at Sururiy-Halabi-Rodja dan semisalnya ]

❱ Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah

[ Pertanyaan ]

Apa hukum wanita melihat pria di televisi, seperti melihat kepada para dai dan masayikh serta ulama ketika mereka menyampaikan ceramah?

[ Jawaban ]

■ Demi allah, ini merupakan bencana, yaitu masalah media ini dengan tampilnya pria di hadapan wanita dan wanita di hadapan pria. Ini merupakan musibah.

[✔️] Dia bisa mendengarkan nasehat dan pelajaran (agama) melalui radio tanpa melihat gambar (pria).

Kunjungi: http://forumsalafy.net/bolehkah-wanita-melihat-para-ulama-di-televisi/

₪Rujukan: Dari situs ForumSalafy.Net

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ http://bit.ly/ukhuwahsalaf

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

➥ #VideoFawaid #gambarmakhluk #kamera #foto #fotografi #video #film #televisi #selfie #video_ceramah #ceramah_masyayikh #rekaman_video #hukum_gambar #barang_bukti


🚇MENJADI MURID ULAMA BUKAN UKURAN
~ Parameter Utamanya Adalah Manhaj ~

❱ Asy-Syaikh al-'Allamah 'Ubaid al-Jabiri hafizhahullah

[ Penanya ]

Berkaitan dengan Ali Hasan Al-Halabi wahai Syaikh?

[ Asy-Syaikh ]

■ Orang ini -baarakallahu fik- kami telah membicarakannya dua pekan yang lalu atau sekitar itu. Majelis itu juga telah disebarkan di situs sahab net. Maka engkau bisa merujuknya ke sana. Barakallah fikum.

[ Penanya ]

Bagaimana kaitannya dengan Husain ‘Audah Al-‘Awaisyah?

[ Asy-Syaikh ]

Saya tidak mengenalnya.

[ Penanya ]

Orang ini muridnya Asy-Syaikh Al-Albani.

[ Asy-Syaikh bertanya ]

‘Audah apa?

[ Penanya ]

Namanya Husain ‘Audah Al-‘Awaisyah. Dia memiliki ensiklopedi fiqhiyyah. Dia memiliki kitab berjudul Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah?

[ Asy-Syaikh ]

■ Demi Allah saya tidak mengenalinya.

[ ? ] Namun berguru kepada seseorang bukan sebagai parameter.
● Seseorang berguru kepada seorang ulama si fulan adalah sesuatu yang disukai,
● namun yang menjadi parameter utama adalah manhaj yang ditempuh oleh orang itu.

✔ Apakah dia menetapkan hukum-hukum Allah dalam akidah dan secara amaliyah berdasarkan Kitabullah dan As-Sunnah dengan pemahaman para Salafus Shalih
✘ atau dia menyimpang ke kanan dan ke kiri.

[↑] Inilah yang menjadi parameter utama dalam menilainya.

✔ Jika ia termasuk dari jenis pertama maka kita terima.

✘ Jika termasuk jenis kedua, ya walaupun dia murid Al-Albani atau selainnya, maka posisi sebagai murid seseorang tidak otomatis membersihkannya.

[ Penanya ]

Jazakumullah khairan, wahai Syaikh. Lalu bagaimana dengan penukilan-penukilannya yang dikatakan sebagai nukilan secara langsung dari Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam kitabnya Al-Mausu’ah?

Bagaimanakah kita menyikapinya ketika ada nukilan-nukilan langsung ini?

[ Asy-Syaikh ]

■ Barakallah fiik. Kumpulan-kumpulan Mausu’ah dan yang seperti ini pula butuh kepada para penuntut ilmu yang mampu menelitinya agar mampu mengkritisinya.

(●) Saya nasihatkan untuk tidak menyebarkannya begitu saja kepada kaum muslimin.
• Karena itu semua butuh kepada berita (yang benar)
• dan penelitian
• serta pendalaman semua yang ada pada lembaran-lembaran dan bagian-bagiannya
• hingga bisa ditentukan bahwa nukilan itu mendukungnya atau sebaliknya membantahnya.

[ Penanya ]

Jazakumullah khairan.

Sumber: http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=119627

Suara bisa didownload di: http://www.islamup.com/download.php?id=116481

₪ Dari situs TukPencariAlHaq - http://tukpencarialhaq.com/2013/02/08/menjadi-murid-ulama-bukan-ukuran/

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

➥ #Manhaj #prinsip #ahlussunnah #ikhwani #sururi #turatsi #halabi #ruhaili #rodja #hizbi
Disampaikan oleh Asy-Syaikh Dr. Muhammad bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/hcGLah5PSgw (Durasi: 1:43)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=hcGLah5PSgw

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -

APAKAH SETIAP ORANG YANG MENAMPAKKAN SUNNAH SELALU DIPERCAYA BERITANYA?

[ Pertanyaan ]

Sebagian manusia menganggap terpercaya setiap orang yang menampakkan sunnah, bagaimana hukum hal itu? Kapan seseorang menjadi tsiqah (terpercaya) dan tidak ditolak beritanya?

[ Jawaban ]

■ “Wajib dibedakan antara:
• seorang yang tsiqah, dengan
• pengusung sunnah.

■ Berapa banyak seseorang yang dia adalah Ahlus Sunnah namun
• tidak tepat beritanya,
• jelek hafalannya,
• atau seorang yang terburu-buru (dalam menilai) tanpa mau tatsabut (cross cek).

[↑] Jadi, wajib dibedakan antara yang pertama dan yang kedua.

[✘] Ahli bid'ah tidak masuk dalam pembicaraan kita.

■ Maka kami katakan, bahwa manusia dalam permasalahan ini ada dua macam:

[•] Pertama:
Ahlus Sunnah yang tsiqah (terpercaya). Ini yang diharapkan.

[•] Kedua:
Ahlus Sunnah tetapi dhoif (lemah), sering lalai, sering lupa, jelek hafalannya tetapi dia masih ahlus sunnah. Orang ini tidak diterima beritanya kecuali dengan adanya saksi-saksi dan berita dari jalan lain yang mendukung/menguatkan beritanya.

🚇جزاكم الله خيرًا شيخنا، وهذا السؤال الخامس عشر

[ يقول السائل ]

بعض النَّاس يوثِّق كل من أظهر السنة فما حكم ذلك؟ ومتى يكون الشَّخص ثقة ولا يُردُّ خبره؟

[ الجواب ]

■ { يجب الفرق بين
• كون الرجل ثقةً
• وكونه صاحب سُنَّة،

■ كم من رجل هو صاحب سُنَّة لكن
• لا يضبط الأخبار،
• سيِّء الحفظ،
• أو متسرع لا يتثبت،

[↑] يجب التَّفريق بين هذا وهذا،

[✘] المبتدع ليس له معنا شأن،

■ فنقول الناس في هذا قسمان:

[•] الأول:
صاحب سُنَّة ثقة، هذا هو المطلب.

[•] الثاني:
صاحب سنة لكنه ضعيف، شديد الغَفلة، كثير النِّسيان، سيِّء الحفظ، هو صاحب سُنَّة، وهذا لا يُقبل خبره إلَّا بالشواهد والمتابعات. نعم. }

Sumber: Channel Telegram @ubaid_aljabry
http://ar.miraath.ovh/fatwah/9212

₪ Dari Channel Telegram @ManhajulAnbiya

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

➥ #VideoFawaid #Manhaj #menerima_berita #terpecaya #tsiqah

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al Fauzan hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/BVLLIsT7hFA (Durasi: 1:15)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=BVLLIsT7hFA

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -

HUKUM MENGAMBIL GAMBAR DENGAN VIDEO ATAU HP

[ Pertanyaan ]

Samahatus Syaikh, ada beberapa pertanyaan tentang hukum mengambil gambar dengan video dan HP?

[ Jawaban ]

■ Rasul -ﷺ- telah mengharamkan mengambil gambar secara mutlak.

[✘] Beliau tidak menentukan alat apa yang digunakan untuk mengambil gambar.
[↑] Beliau tidak menentukan alatnya, sehingga hukumnya sama saja
● apakah dilukis dengan tangan
● atau berupa pahatan
● atau fotografi.
... Semua ini termasuk yang dinamakan dengan perbuatan mengambil gambar, dan manusia menyebutnya sebagai gambar.

[✘] Maka apa saja yang merupakan tindakan membuat gambar maka haram hukumnya.

[✔️] Kecuali yang sifatnya darurat, diperbolehkan sesuai dengan kadar darurat, na’am.

[ سماحة الشيخ ]

■ ورد مجموعة من الأسئلة تسأل عن حكم التصوير بالفيديو والجوال.

[ الجواب ]

■ الرسول -ﷺ- حرّم التصوير مطلقا،

[✘] ولم يحدد الآلة التي يكون بها التصوير،
[↑] لم يحدد الآلة، سواء رسمًا
● باليد
● أو نحتًا
● أو فوتوغرافيًا،
... كله يدخل في مسمى التصوير، والناس يسمونه تصوير، كل الناس يسمونه تصوير،

[✘] فما كان تصويرًا فهو حرام،

[✔️] إلا ما دعت الضرورة إليه فيباح بقدر الضرورة، نعم

📚Sumber: http://www.alfawzan.af.org.sa/node/4439
🌍Kunjungi: http://forumsalafy.net/hukum-mengambil-gambar-dengan-video-atau-hp/
₪ Arsip dari WA Salafy Indonesia


※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

➥ #VideoFawaid #gambarmakhluk #kamera #foto #fotografi #video #film #televisi #selfie #video_ceramah #ceramah_masyayikh #rekaman_video #hukum_gambar #barang_bukti

Disampaikan oleh Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullah

URL Video:
https://youtu.be/YOeu56r7zR8 (Durasi: 2:52)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=YOeu56r7zR8

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -

❱ Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullah

[ Pertanyaan ]

Apakah Rodja itu bermanhaj Salaf?

[ Jawaban ]

■ ... Antum kalau memandang zhahirnya, nampak mirip. Zhahirnya nampak mirip.
╰→ Tapi serupa tak sama ya ikhwan. Serupa tapi tak sama. Baarakallahu fiikum.

(●) Pada mereka terdapat yang namanya TAMAYYU'AT KATSIRAH (bentuk-bentuk tamayyu / sikap lembek yang cukup banyak) seperti yang ana bawakan tadi barusan, Itu kebanyakkannya dari kalangan mereka. Baarakallahu fiikum.

(●) Mereka menerjang sekian banyak keharaman-keharaman agama, tasahulat - bermudah-mudah dalam perkara semacam ini, Baarakallahu fiikum hanya untuk maslahat dakwah. Na'am.

(●) Belum lagi ikhwani fiddin a'azakumullah yang terkait dengan masalah prinsip al-wala wal baro' mereka. Baarakallahu fiikum. Pengembosan-pengembosan prinsip tahdzir dan semisalnya, itu dari mereka ya ikhwan.

(●) Belum lagi sebagian tokoh mereka mengusung pemahamannya Ali Al-Halabi, pemahaman Halabiyyun yang sudah dinyatakan mubtadi' oleh para ulama kita.

[↑] Terlalu banyak ya ikhwan, sehinga Baarakallahu fiikum, kalau bisa menggunakan istilahnya Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah, kalau mereka (Rodjai, pen) dikatakan seorang Salafy,
╰→ maka mereka dikatakan Salafiyun Muzaiyaf ( سلفيون المزيف ) / terjemahannya: Salafy Imitasi. Baarakallahu fiikum.

[↑] Na'am ya ikhwan. Itu semuanya terbongkar ketika terjadi yang namanya fitnah, peristiwa dan segala macamnya. Baarakallahu fiikum. Na'am.

* * *

Tokoh-tokoh mereka yang sudah tua-tua, itu dulu guru-guru kita semua ya ikhwan. Fulan, fulan, fulan itu guru-guru kita semua. Baarakallahu fiikum. Sebagian mereka seangkatan dengan kita, sebagian mereka yang masih baru-baru yang jauh dari masanya kita baarakallahu fiikum. Na'am.

Yang bisa kita klasifikasi, yang ini panser-panser tua, yang ini panser-panser muda, yang ini masih bau kencur dan semisalnya ... artinya mereka bukan orang baru yang selama ini bersama dengan kita, ditengah-tengah kita tapi mengalami yang namanya persimpangan jalan, di tengah jalan dikarenakan perbedaan ideologi yang begitu kental yang tidak mungkin disatukan. Baarakallahu fiikum. Wallahul musta'aan.

Faham in sya Allah ya..?? Baarakallahu fiikum. Ya, miriplah ketika Ahlussunnah Salafiyyin mentahdzir kalangan teroris-teroris di Indonesia, para mujahidin-mujahidin Indonesia ... ya dikarenakan dulu pernah bersama-sama di medan laga, kan begitu ya ... sangat tau betul bagaimana beluk-beluknya mereka, bagaimana makarnya mereka dan segala macamnya dikarenakan memang pernah bersama-sama di medan laga, tapi berbeda konsepnya, berbeda ideologinya. Baarakallahu fiikum. Hingga yang begitu detail dan rinci dalam membantah mereka, membongar penyimpangan-penyimpangan mereka, Ahlussunnah Salafiyyin.

[↑] Sehingga tidak heran ya ihwan, musuh yang paling mereka benci itu ... antum?! Kebenciannya kepada antum ya ayyuhal ihwah, melebihi bencinya kepada ashhabul ahwa wal bida'. Sesuatu yang tidak mereka lakukan kepada Jamaah Tabligh, wa laa Ikhwanul Muslimin, wa laa Hizbut Tahrir, wa laa Sufiyah, wa laa yang lainnya, luar biasa. Sama antum (Salafiyyun, pen) luar biasa.

... Wa laa haula wa laa quata illah billah. 'Ala kulli hal ya ikhwan, ini semua sebagai muhasabah - intropeksi diri untuk kita masing-masing sebagai ibroh supaya jangan sampai -baarakallahu fiikum- terjadi pada kita apa yang telah terjadi pada orang-orang sebelum kita.

Selengkapnya dengarkan audio berikut:
📀 http://bit.ly/2gPWa8Y

📚[Tanya Jawab Kajian Ilmiyah Kendari // Kamis-Jum'at 08-09 Jumadil Akhir 1437H ~ 17-18 Maret 2016M]

₪ Audio dari @ForumSalafy

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

➥ #VideoFawaid #Manhaj #rodja #salafy #ahlussunnah #halaby #salafy_imitasi #salafy_muzaiyaf

Disampaikan oleh Al-Ustadz Abu 'Ibrahim Muhammad bin 'Umar as-Sewed hafizhahullah

URL Video:
https://youtu.be/Zx7GwaAB9Kw (Durasi: 7:08)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=Zx7GwaAB9Kw

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -

MENJELASKAN KEBENARAN & MEMBANTAH KEBATILAN MERUPAKAN PRINSIP AHLUSSUNNAH

Kajian kitab: Ghirasul Jannah fii Syarh Ushulus Sunnah
Masjid Al ittihad, Islamic Center Tuparev, Cirebon •• Kamis Sore, 28 Rabi'uts Tsaniy 1438H~ 26.01.2017M

Berkata asy-Syaikh 'Ubaid bin 'Abdillah al-Jaabiriy حفظه اللّه:

{ أن أهل السنة يبينون الحق بما يقررونه من العقائد والقواعد والأصول المستندة على الكتاب والسنة وعلى فهم السلف الصالح، ويردُّون ما خالف ذلك بالدليل فلا يكتفون ببيان الحق فقط، لا، لابد من ردِّ ما يخالف الحق، حتى يكون الدين صافيًا خالصًا له عزّوجلّ }

“Bahwa ahlussunnah selalu menjelaskan kebenaran dengan apa yang ditetapkan dari aqidah-aqidah dan kaidah-kaidah, ushul (prinsip-prinsip agama) yang berdasarkan kepada al-Qur'an dan Sunnah mengikuti pemahaman salafush shalih, dan AHLUSSUNNAH MEMBANTAH APA-APA YANG MENYELISIHI DALIL (HUJJAH) DAN AHLUSSUNNAH TIDAK MENCUKUPKAN MENJELASKAN KEBENARAN SAJA, TIDAK DEMIKIAN, akan tetapi harus membantah siapa saja yang menyelisihi kebenaran, sampai agama ini bersih, murni hanya bagi Allah 'Azza wajalla (tidak dikotori pemahaman yang menyimpang).”

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

➥ #VideoFawaid #Manhaj #mejelaskan_alHaq #membantah_kebathilan #prinsip #ahlussunnah #ikhwani #sururi #turatsi #halabi #ruhaili #rodja #hisbi


Rekaman Audio Kajian Kota Denpasar
Senin, 24 Rabi'uts Tsani 1438H ~ 23.01.2017M // Masjid Raya Ukhuwah, Denpasar Bali

Bersama Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawy hafizhahullah

— Download audio —
Mp3 versi 32 Kbps

[ Kajian Tematik ]
REFLEKSI TAQWA UNTUK KESELAMATAN PRIBADI, AGAMA DAN BANGSA

01. - Download Audio di sini


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber: Channel Telegram @anNajiyahBali

Klik “JOIN” http://bit.ly/ukhuwahsalaf
Klik “JOIN” http://bit.ly/Alfawaaid
Klik “JOIN” http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.
Disampaikan oleh Asy-Syaikh Dr. Muhammad bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/6oR85affErE (Durasi: 6:00)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=6oR85affErE

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
SANDIWARA DUSTA DA'I RODJA – ALI HASAN AL-HALABY BUKAN ANAK MURID ASY-SYAIKH AL-ALBANI -RAHIMAHULLAH-

■ Antara persaksian dusta yang banyak sekali kita dengarkan daripada da'i-da'i Rodja antaranya adalah menisbahkan Al-Halaby hadahullah sebagai murid Asy-Syaikh Albany rahimahullah. Apakah hal ini adalah kenyataan yang sebenarnya atau cuma omongan kosong untuk melariskan barang dagangan mereka saja..??


∅ Pada acara pembukaan Tabligh Akbar yang lalu di Masjid Istiqlal Jakarta 2012 dengan tema: Fitnah dan Solusinya, salah seorang da'i rodja telah berkata:

“Hadirin sekalian di hadapan kita adalah seorang ‘alim yang tidak asing lagi bagi kita, salah satu ulama Ahlussunnah wal jama’ah, beliau adalah Asy Syaikhul Muhaddits ‘Ali Ibn Hasan bin Ali Ibnu Abdul Hamid Al Halabi Al Atsari hafizhahullahu Ta’ala.

→{ Beliau adalah salah satu murid senior }← dari Al Imam Asy Syaikhul Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albany Rahimahullahu Ta’ala”

Bukti 1: Poster Tabligh Akbar

Bukti 2: Rekaman suara - Persaksian Dusta Da'i Rodja terhadap pemuka mereka Al-Halaby – Pembukaan Tabligh Akbar Fitnah dan Solusinya

* * *

■ Alhamdulillah kini kita telah mendapatkan bukti nyata yang bisa menjelaskan kedustaan dai rodja ini berdasarkan kenyataan yang akan disampaikan berikut.

◈ Asy-Syaikh yang mulia sendiri yakni Al-‘Allamah Al-Imam Asy-Syaikh Al-Albany -ketika ditanya tentang para murid- beliau menjawab sebagaimana dalam kaset no. 174:

→ “Permasalahan ini berbeda-beda pada masing-masing zaman.
(●) Engkau sekarang mengetahui adanya metode dirasah dengan murasalah (surat menyurat), bukan dengan kehadiran seorang murid di hadapan Syaikh.
╰ Oleh karena itu permasalahan ini hanyalah permasalahan istilah saja, tidak ada perkara yang perlu dibesarkan di baliknya yang bernilai.
(●) Jika kita menganggap adanya seseorang yang bisa bertafaqquh melalui kitab-kitab karya seseorang baik yang hidup pada masa dahulu atau sekarang, maka itu bisa dikatakan sebagai murid bagi Syaikh tersebut.
╰ Meskipun tidak mengenal dan tidak menjumpai masanya.
╰ Atau menjumpai masanya namun tidak bertemu dengan orang itu.

[↑] Yang terpenting bisa mengambil tsaqafah (pengetahuan) dari orang itu dan bertafaqquh dengan fikihnya. Sehingga orang seperti ini masih memungkinkan untuk dikatakan sebagai murid si Fulan.

[ Penanya]

Lalu apakah boleh untuk dia mengatakan tentang dirinya bahwa dia adalah murid si Fulan?

[ Asy-Syaikh Al-Albany ]

[✘] Jika mereka (orang yang disampaikan kepadanya -pent) memahami dari ucapannya bahwa dia adalah sebagai murid yang langsung belajar kepadanya maka ini adalah tadlis.
→ Adapun jika mereka tidak memahaminya demikian, maka tidak mengapa mengatakannya sesuai dengan penjelasan yang telah saya sampaikan.

[ Penanya ]

Apakah Syaikh memiliki murid?!

[ Asy-Syaikh menjawab ]

saya memiliki banyak murid dengan cara seperti di atas.

[ Penanya ]

Yang saya maksud dengan cara yang lain, yaitu langsung berguru.

[ Asy-Syaikh menjawab ]

Tidak, saya tidak memiliki murid (yang langsung berguru -pent)

[ Penanya ]

Apakah ada di sini?!

[ Asy-Syaikh ]

Di sini tidak ada! Di Syam dahulu pernah ada!

–selesai-.

Bukti 3: Rekaman suara - Asy-Syaikh Nashruddin Al-Albani tidak punya murid di Yordan

* * *

[ Asy-Syaikh Al-Albany rahimahullah ditanya ]

Siapakah murid Anda yang paling menonjol yang Anda nasehatkan kepada kami untuk membaca kitab-kitabnya?

[ Beliau menjawab ]

■ “Hakekatnya saya tidak memiliki murid-murid yang maknanya seperti kata tersebut,

(●) tetapi di sana ada beberapa orang yang sering bolak-balik menemui saya di sana di Amman (ibukota Yordania) dan mereka meminta bimbingan kepada saya berkaitan hal-hal yang menyulitkan mereka dalam mentahqiq kitab-kitab.
→ Diantara mereka adalah saudara kami Ali Abdul Hamid Al-Halaby, lalu saudara kami Salim Al-Hilaly. Jadi dua orang ini termasuk yang sekarang konsentrasi melakukannya, yaitu menulis. Terkhusus orang yang pertama dia memiliki beberapa risalah yang menunjukkan kesungguhannya di bidang ini. Maka kami mengharapkan untuk masa depan yang cerah insya Allah.”

Bukti 4: Fatawa Rabigh no. 5 menit 39 detik 27 hingga menit 40 detik 45.
Bukti 5: Rekaman suara - Fatawa Rabigh no. 5 - Siapa Murid Al-Albany yang menonjol

* * *

AL-HALABY BUKAN MURID ASY-SYAIKH AL-ALBANY

Asy-Syaikh Muhammad bin Hady Al-Madkhaly hafidzahullah berkata ketika beliau membicarakan sebuah masalah:

■ “Jika Al-Halaby misalnya mengingkari kita maka yang dia ingkari ini terdapat pada perkataan Asy-Syaikh yang dia ini (Al-Halaby) mengklaim beliau sebagai gurunya.

(●) Dan Al-Albany telah menjadikan sebagai contoh bahwa yang termasuk mustafid (orang yang mengambil faedah) dan bukan termasuk muridnya adalah Ali Hasan Abdul Hamid.

[↑]Dan saya telah mendengar kaset ini dan saya katakan, ‘Alhamdulillah yang menjadikan Asy-Syaikh Nashir (Al-Albany) rahimahullah membuat permisalan bagi seorang mustafid dan bukan termasuk murid-murid beliau, hanya mustafid, adapun thalib atau tilmidz (murid) tidak.

[✘] Beliau tidak menjadikan sebagai contoh kecuali Ali Hasan.’ Allahu Akbar.

[↑] Seakan-akan Allah telah memberikan taufik kepada imam ini untuk mengucapkan kalimat ini karena perkara yang hanya diketahui oleh Allah di masa ini yang akan terjadi pada diri orang ini (Al-Halaby).

[✔️] Jadi beliau membuat contoh bagi orang-orang yang mengambil faedah dari beliau dan mereka bukan murid-murid beliau.

[✔️] Benar jika yang dimaksud adalah murid-murid yang maknanya umum yaitu yang mengambil faedah dari kitab-kitab beliau, yaitu Ali Hasan. Ini terdapat dan terekam dengan suara Asy-Syaikh Nashir dan ini terdapat di internet…”

ⓞ Bukti 6: Rekaman suara - Penegasan Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi bahawa Al-Halaby bukan murid Asy-Syaikh Al-Albany

Bukti 6: Rekaman suara - Penegasan Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi bahawa Al-Halaby bukan murid Asy-Syaikh Al-Albany

Sumber: http://tukpencarialhaq.wordpress.com/2013/01/21/sandiwara-telah-usai-al-albani-tidak-punya-murid-di-yordania/

Wallahu ta'ala a'lam
Disampaikan oleh Asy-Syaikh Dr. Muhammad bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/S_vw7IBP7XA (Durasi: 2:58)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=S_vw7IBP7XA

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -

MENYINGKAP SYUBHAT: BOLEHKAH MENGAMBIL ILMU DARI AHLI BID'AH BERHUJAH DENGAN PERIWAYATAN PARA IMAM DARI SEBAGIAN AHLI BID'AH?

Bismillah, Afwan ustadz mengganggu.

■ Mohon penjelasan tentang syubhat bolehnya mengambil ilmu dari dai yg punya “sedikit penyimpangan” dlm hal manhaj. Dalil dan alasan mereka adalah:

[✘] A'masy walaupun terpengaruh syiah tetap disebut perowi tsiqoh dan periwayatannya diterima.
[✘] Imam Ahmad rela safar dari Baghdad untuk belajar kepada Abdurrazzaq di Yaman (padahal beliau jg terpengaruh syi'ah). Gurunya Sulaiman ibn Ja'far yg begitu tawadlu, yg jg beraqidah syiah.
[✘] Qotadah bin da'amah (?) jg terpengaruh qodariyyah tp ilmunya tetap diambil.

Jazaakallaahu khairan.

❱ Jawaban Al-Ustadz Abu Ubaidah Iqbal Bin Damiri hafizhahullah

◈ Asy-Syaikh Dr. Muhammad bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah menyingkap satu syubhat ahli tamayyu' (yang lembek, plin-plan manhajnya), yaitu berhujjahnya mereka dengan periwayatan para imam dari sebagian ahli bid'ah tentang bolehnya mengambil ilmu dari mereka,

[ Ketika beliau ditanya ]

Sebagian orang membawakan satu syubhat, yaitu bahwa sebagian ulama meriwayatkan dari sebagian ahli bid'ah, kemudian dia beristimbath dengan ini untuk mengambil ilmu dari para ahli bid'ah.

[ Syaikh menjawab ]

■ Periwayatan bukan pengajaran.

︴“Bagi kita periwayatannya, dan atasnya bid'ahnya.”

■ Bersamaan dengan ini kita berkata:
[✔️] “Dia tsiqah seorang khawarij”,
[✔️] “tsiqah seorang nashibiyah (pencela ahli bait)”,
[✔️] “shaduq seorang qadariyah”,
[✔️] “shaduq seorang murji`ah.”

╰ Kita menjelaskan kejujurannya yang membolehkan kita untuk mengambil riwayat darinya, dan bid'ahnya ditanggung dirinya.
╰ Bersamaan dengan ini kita tidak diam darinya.

[↑] Tapi sangat disayangkan pada hari ini sebagian orang, jika seorang syaikh dikritik, kemudian jelas setelah itu ada bid'ah-bid'ah di sisinya, selamanya tidak boleh membicarakannya. Dia menganggapnya “sempurna tak ada cacatnya”. Ini tidak benar.

■ Bukanlah alasan engkau mengambil ilmu darinya
╰ kemudian engkau membelanya.

→ (Jika) engkau mengambil ilmu darinya padahal engkau tidak tahu tentang dirinya, engkau ma'dzur.

→ Sebagian masyayikh kita, kita kritik selama lima tahun, kemudian setelah itu jelas bahwa dia membela Usamah bin Laden, membela Jama'ah Tabligh, membela Ikhwanul Muslimin.

→ Dia mengatakan bahwa kebanyakan ulama Kerajaan Saudi Arabia adalah pengikut Asy'ariyyah –dia berdusta demi Allah-. Kita tetap tinggal karena kita belajar atasnya “sempurna tidak ada cacat.”

[↑] Mesti harus kita memperingatkan darinya. Mesti kita mengatakan: “Ini bathil. Ucapannya bathil.”

■ Meskipun kita mengambil ilmu darinya.

[✘] Maka janganlah engkau terganggu dengan keberadaanmu engkau mengambil ilmu darinya,
╰ kemudian engkau membelanya
╰ dan menjadi muridnya secara sempurna.

[↑] Ini tidak benar.

■ Maka pengajaran bukanlah periwayatan.

● Pengajaran itu
╰ si murid duduk kepada si guru,
╰ kemudian dia memberikan
pemahaman kepada murid tentang makna-makna nash-nash ini dari al-Kitab dan as-Sunnah.

[✘] Kemudian gurunya menjelaskannya kepada murid sesuai dengan pemahaman ahli bid'ah,
╰ kemudian dia mengeluarkan dari akal dan pemahamannya.

[✔️] Adapun ahlul ilmi,
╰ sesungguhnya mereka ketika mengambil riwayat, mereka mengambil hadits Rasulullah -ﷺ- saja. Mereka tidak mengambil penjelasannya, kemudian pergi.

[↑] Maka beda antara yang ini dan itu.

Sumber: http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=127061

₪ Arsip dari WA Forum Berbagi Faidah // Dikirim oleh Abu Bilal al-Makasary - WA SLN

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

➥ #VideoFawaid #Manhaj #berhujjah_dengan #periwayatan #imam_sunnah #mengambil_ilmu #dari_sebagian #ahli_bid_ah