WHAT'S NEW?
Loading...
Disampaikan oleh Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafidzahullah

URL Video:
https://youtu.be/ad1GyMaYOy0

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=ad1GyMaYOy0
________
- - - - - - - - -

BOLEHKAH MENERAPKAN FATWA SYAIKH ALBANY TENTANG PILPRES AL-JAZAIR UNTUK KASUS PILGUB DKI DENGAN ALASAN DARURAT?

[ Pertanyaan ]

▣ Apakah fatwa Syaikh al-Albani (rahimahullah) tentang pilpres (pemilihan presiden) al-Jazair juga bisa diterapkan dengan kasus pilgub (pemilihan gubenur) DKI dengan alasan darurat?

[ Jawaban ]

■ “Ndak bisa!! Harus meminta saran para masyaikh (terlebih dahulu, ed).

[✘] Diantara sebab penyimpangan, ini kaidah yg disebutkan oleh para ulama, diantara sebab penyimpangan ... menerapkan sebuah ayat, sebuah hadits, sebuah fatwa ulama berkenaan sebuah fitnah, kemudian langsung dia terapkan kepada fitnah yang lainnya yang dianggap serupa tanpa bimbingan ulama. Itu bahaya..!! Itu bahaya..!!

[↑] Itu disebutkan oleh asy-Syaikh ad-Duktur Muhammad bin Umar Bazmul hafizhahullah. Beliau punya kitab, err risalah kecil yang intinya kaidah-kaidah dalam memahami dalil-dalil tentang masalah fitnah. Diantara pointnya adalah tidak diperbolehkan bagi seorang Muslim untuk mengambil sebuah ayat, atau sebuah hadits tentang sebuah fitnah lalu dia terapkan untuk sebuah fitnah yang ada di zamannya dia tanpa bimbingan para ulama.

■ Yang semacam ini harus ditanyakan khusus kepada para ulama. Ndak bisa kemudian antum menggunakan fatwa-fatwa para ulama apa lagi kasusnya di masa-masa yang telah lalu tanpa bimbingan ulama.

▷ Ketika para ulama sekarang mengkaji,
[✔️] “Ya, sama dengan yang dulunya...” Silahkan antum bergerak.
[✘] “Oh, ndak ... beda..! Yang ini jangan.” Ya, sudah.
... Difahami ya ikhwan ya? Difahami.

[↑] Jadi, kalau fatwa ulama itu, fatwa yang sifatnya umum lafaznya, itu bisa digunakan untuk yang semisal. Tapi kalau fatwa ulama terkait dengan kondisi tertentu, kasuistik ya ... itu tak mungkin kamu terapkan dalam kasus yang lain. Harus dengan bimbingan para ulama lebih khusus.

■ Terlebih -baarakallahu fiikum- pada kasus al-Jazair kemarin, para ulama tidak satu kalimat, tidak satu kata. Terkait dengan (ulama, ed) yang ini membolehkah, ada juga ulama yang tak membolehkan dengan kasus yang sama tadi ..

△ Apa lagi seperti itu, maka tidak boleh (langsung, ed) menerapkannya untuk kasus sekarang ini. Boleh, tapi harus dengan (terlebih dahulu meminta, ed) bimbingan ulama.

△ Kamu sampaikan kasusnya kita di sini seperti ini, “Begini, begini, begini, kita dapat fatwanya syaikh fulan begini, begini ... apakah bisa diterapkan sama begitu?” Ulamanya yang menjawab. Kalau mereka mengatakan, “Ya, sama ... silahkan.!!” Zen.. “Oh jangan .. ngak sama ...” Jangan.

Ξ Jadi, jangan berani, jangan lancang baarakallahu fiikum. Ξ

Wallahu ta'ala a'lam bish-showab.”

📀Download audio:
› [ Tele ] https://t.me/Mp3_kajian/529
› [ Audio ] http://bit.ly/FatwaPemiluAljazair

📚[Kajian Ilmiyah “Hikmah Dalam Dakwah” // Sabtu, 4 Rajab 1438H ~ 1 April 2017M // Masjid Al-Jihad (Komplek Ma'had Tahfidzul Qur'an Al-Manshuroh), Jl. Urip Sumoharjo 202 Gumilir - Cilacap]

₪ Audio dari Channel Telegram @ForumBerbagiFaidah [FBF]

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

➥ #Manhaj #demokrasi #pilpres #pilgub #Fatwa #aljazair

Jangan lewatkan berbagai faedah lainnya:

◈ Channel Youtube
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet
◈ IG & Twitter @alfawaaid_net
| http://bit.ly/IG_alfawaaid
| http://bit.ly/TW_alfawaaid
◈ TG:
| https://t.me/Alfawaaid - @Alfawaaid
| https://t.me/ukhuwahsalaf - @ukhuwahsalaf
| https://t.me/ForumBerbagiFaidah - @ForumBerbagiFaidah
◈ Web:
| http://www.alfawaaid.net


Rekaman Audio Program Ziarah Penang, Malaysia
Sabtu & Ahad, 25& 26 Rajab 1438H ~ 22&23.04.2017M // Masjid Khan Muhammad, Penang

Bersama Al-Ustadz Qomar Suaidi hafizhahullah

— Download audio —
Mp3 versi 32 Kbps

[ Kajian Tematik ]

AL-IKHLAS
( Bimbingan dari Ibnu Abi ad-Dunya rahimahullah )

01. Sesi 1 - Download Audio di sini


02. Sesi 2 - Download Audio di sini


03. Sesi 3 - Download Audio di sini


04. Sesi 4 - Download Audio di sini


05. Sesi 5 - Download Audio di sini


* *

KALIMATUL IKHLAS
( Bimbingan dari Ibnu Rajab rahimahullah )

06. Sesi 1 - Download Audio di sini


07. Sesi 2 - Download Audio di sini


08. Sesi 3 - Download Audio di sini


09. Sesi 4 - Download Audio di sini


10. ( Al-Afwu minkum rekaman tdk tersedia, kerana terjadi kerusakan pada rekaman )

11. Sesi TJ - Download Audio di sini


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Klik “JOIN” http://bit.ly/ukhuwahsalaf
Klik “JOIN” http://bit.ly/Alfawaaid
Klik “JOIN” http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.

BOLEHKAH MENGAMBIL YANG TERMUDAH KETIKA ADA PERBEDAAN PENDAPAT DIANTARA PARA ULAMA?

❱ Asy-Syaikh Muqbil bin Hady rahimahullah

[ Pertanyaan ]

Ketika ada perbedaan pendapat di kalangan ulama pada suatu masalah, apakah boleh bagi seseorang untuk mentarjih diantara pendapat pendapat mereka dan mengambil yang sesuai dengan dirinya, padahal orang tersebut bukan termasuk orang yang ahli di dalam mentarjih, dan apakah hal ini termasuk perbuatan mencari-cari rukhshah (keringanan)?

[ Jawab ]

[✘] Ini adalah perkara yang penting, sebagian orang-orang al-Azhar, racun-racun mereka telah menebar di negeri-negeri Islam dan mereka pernah berbicara semisal dengan hal ini di al-Jami’ah al-Islamiyyah, yaitu bahwasanya jika muncul sebuah perkara maka dilihat perkataan-perkataan para ahli fikih, kemudian diambil yang paling mudah bagi manusia,
(●) dan seakan-akan kita diberi kebebasan memilih di dalam agama Allah.
(●) Padahal perkataan-perkataan para ahli fikih bukanlah hujjah.

[✔️] Tetapi barangsiapa yang memiliki kemampuan untuk melihat dalil-dalil dan perkataan-perkataan mereka, kemudian dia mentarjih sesuai tuntutan dalil, maka dia boleh melakukannya.

Ξ Kalau tidak demikian maka Rabbul ‘Izzah berfirman di dalam kitab-Nya yang mulia:

◈ { فَاسْأَلُوْا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ }

︴“Maka bertanyalah kepada para ulama jika kalian tidak mengetahui.” [QS. An-Nahl: 43]

[✘] Adapun sikap main-main yang dilakukan oleh banyak orang-orang al-Azhar dengan memilih apa yang sesuai dan cocok dengan realita dan selera manusia, maka ini tidak benar

Ξ Dan para ulama telah mengatakan:
“Mencari-cari rukhshah (keringanan) adalah perbuatan zindiq (kekafiran)."

Jadi wajib untuk mengambil pendapat yang sesuai dengan tuntutan dalil, kalau dia tidak mampu maka hendaklah dia bertanya kepada ahli ilmu tentang dalilnya.

📚[Fadha-ih wa Nasha-ih, hal. 121-123]

[ س ]

عند اختلاف العلماء في مسألة هل للشخص أن يرجح بين أقوالهم ويأخذ ما يناسبه مع أنه ليس من أهل الترجيح وهل هذا يعد من تتبع الرخص؟

[ ج ]

هذا أمر مهم؛ فبعض الأزهريين بثت سمومهم إلى كثير من البلاد الإسلامية وكانوا يتكلمون بنحو هذا في الجامعة الإسلامية أنها إذا حدثت قضية تنظر إلى أقوال الفقهاء ثم تأخذ الأسهل على الناس، وكأننا مفوضون في دين الله.

وأقوال الفقهاء ليست بحجة، بل من كان أهلاً أن ينظر في أدلتهم وأقوالهم ثم يرجح ما يقتضيه الدليل فعل، وإلا فرب العزة يقول في كتابه الكريم: { فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ } [النحل: 43]

أما ألعوبة كثير من الأزهريين ما يناسب ومايتلاءم مع الواقع، ومع الناس، فلا، وقد كان العلماء يقولون: تتبع الرخص زندقة، فلا بد من الأخذ بما يقتضيه الدليل، وإلا فليسأل أهل العلم عن الدليل.

Sumber: http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=3474

₪ Dari Channel Telegram @ForumSalafy // Kunjungi: http://forumsalafy.net/bolehkah-mengambil-yang-termudah-ketika-ada-perbedaan-pendapat-diantara-para-ulama/

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

➥ #Manhaj #Fiqih #khilaf #mencari_cari_keringanan_ulama

🚇HUKUM MENGAMBIL YANG TERMUDAH DARI PENDAPAT-PENDAPAT DALAM BERBAGAI MASALAH YANG DIPERSELISIHKAN PADANYA?

❱ Disampaikan oleh Asy-Syaikh Ubaid al-Jabiri hafizhahullah

[ Pertanyaan ]

Semoga Allah berbuat baik kepada anda. Dan ini berkata, “Apa Hukum mengambil yang termudah dari pendapat-pendapat dalam berbagai masalah yang diperselisihkan padanya ketika darurat?”

[ Jawaban ]

■ Saya katakan dalam hal-hal yang bagi seorang muslim padanya ada pilihan diantara mengerjakannya atau meninggalkannya,

[✔️] maka dia pilih yang termudah, dan ini contohnya banyak diantaranya: Keringanan tentang berpuasa atau berbuka dalam safar, iya.

[↑] Jadi di sini yang terutama adalah mengambil rukhsah karena itu yang termudah.

Ξ Berkata Rasulallah -ﷺ-:

“Wajib atas kalian untuk mengambil rukhsah dari Allah yang telah Dia rukhsahkan untuk kalian, sesungguhnya Allah menyukai untuk diterima rukhsahnya, sebagaimana Dia suka untuk dilakukan kemauan-kemauan-Nya.”

[↑] yakni kewajiban-kewajiban-Nya, dan bab ini luas dan medan pelebarannya ialah kaidah-kaidah fiqhiyah yang disusun oleh Ulama Islam dan yang sudah dijelaskan oleh orang-orang setelah mereka.

■ ADAPUN MENCARI-CARI RUKHSAH DAN MENCARI-CARI PERSELISIHAN-PERSELISIHAN, MAKA INI SALAH.

▷ Jadi wajib atas seorang muslim yang pandai yang dia memiliki pemahaman dan keahlian meneliti untuk mengambil yang dalil menopangnya dan mengokohkannya dan menguatkannya.
▷ Adapun orang awam maka dia diberikan kesimpulan dan hasilnya saja dan tidak butuh kepada sikap meluas ke perselisihan-perselisihan.

[↑] Inilah yang saya mengetahuinya hingga saat ini dalam masalah ini.

[ السؤال ]

أحسن الله إليكم وهذا يقول: ما حكم الأخذ بأسهل الأقوال في المسائل التي يسوغ الخلاف فيها عند الضرورة؟

[ الجواب: للشيخ عبيد الجابري حفظه الله ]

أقول في الأمور التي للمسلم فيها التخيير بين الفعل وعدمه

[✔️] فهو مخيّر في الأسهل، وهذا أمثلته كثيرة ومنها: الرخصة في الصوم أو الفطر في السفر نعم،

[↑] فهنا الأفضل الأخذ بالرخصة لأنها أسهل،

◈ قال -ﷺ-: { فَعَلَيْكُمْ بِرُخْصَةِ اللَّهِ الَّتِي رَخَّصَ لَكُمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ أَنْ تُؤْتَى رُخَصُهُ، كَمَا يُحِبُّ أَنْ تُؤْتَى عَزَائِمُهُ }

[↑] يعني واجباته، هذا الباب واسع ومحل بسطه القواعد الفقهية التي دونها علماء الإسلام وشرحها من بعدهم،

■ أمّا تتبع الرّخص وتتبع الخلافات فهذا خطأ

◁ فالواجب على المسلم الحاذق الذي عنده فقه وأهلية النظر، أن يأخذ بما يسعفه الدليل ويسنده ويقويه،
◁ وأمّا العامّي فيُعطى خلاصة وحاصل فقط ولا يحتاج إلى بسط الخلافات هذا الذي أعلمه حتّى الساعة في هذه المسألة.

📀[ Audio ] http://miraath.net/quesdownload.php?id=3664
📚[Channel faedah-faedah dari kitab-kitab Salaf, @hussinnalii]

₪ Dari Channel Telegram @salafybaturaja // Penterjemah: Al-Ustadz Miftahuddin hafidzhahullah

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

➥ #Manhaj #Fiqih #khilaf #mencari_cari_keringanan_ulama

[ MENGUAK TABIR MANHAJ RODJAIYUN HALABIYUN ] LIHATLAH...! DI MANA MEREKA TUMBUH DAN MENGENAL DAKWAH

■ Sekilas tentang fenomena yang ada pada “Halabiyun Rodjaiyun”, mereka para da'i-da'i Rodja tumbuh dan mengenal dakwah dari ma'had-ma'had hizbi Surury Turatsiy dan bahkan pendiri al-Irsyad (Ahmad Surkati as-Sudani) seorang yang menyimpang aqidahnya:

[ Tahdzir Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi hafizhahullah wa ro’aah menjelaskan tentang ma'had al-Irsyad ]

“Bahwa ma'had-ma'had al-Irsyad adalah ma'had-ma'had Surury dan ma'had-ma'had Turasiy.” [ ¹ ]

* * *

Ξ Allah berfirman:

◈ { وَإِذَا رَأَيْتَ الَّذِينَ يَخُوضُونَ فِي آيَاتِنَا فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ حَتَّىٰ يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ ۚ وَإِمَّا يُنْسِيَنَّكَ الشَّيْطَانُ فَلَا تَقْعُدْ بَعْدَ الذِّكْرَىٰ مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ }

︴Artinya: “Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, Maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika syaitan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), Maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim itu sesudah teringat (akan larangan itu).” [Surat Al-An'am 68]

Ξ Berkata Ibnu Jarir At-Thobari rahimahullahu ta’ala:

◈ { وفي هذه الآية الدلالة الواضحة على النهي عن مجالسة أهل الباطل من كل نوع من المبتدعة والفسقة عند خوضهم في باطلهم. }

“Dan pada ayat ini dalil menjelaskan atas larangan untuk duduk di majelis ahlul bathil dari setiap model mubtadi'i dan kefasikan-kefasikan mereka.” [ ² ]

Ξ Berkata Fudhail Bin I'yad rahimahullahu ta’ala, Bersabda Nabi -ﷺ-:

◈ { الأرواح جنود مجندة فما تعارف منها ائتلف، وما تناكر منها اختلف. }

“Ruh-ruh itu bagaikan tentara yang tersusun. Jika saling mengenal maka akan bersatu, dan jika saling mengingkari maka akan berpisah.” [ ³ ]

Beliau berkata:

◈ { فلا يمكن أن يكون صاحب سنة يمالي صاحب بدعة إلا من النفاق. }

“Maka tidak mungkin akan didapatkan seorang pengikut sunnah condong kepada pelaku bid'ah kecuali dari kalangan munafiq.”

Ξ Dan Berkata al-'Amasy rahimahullahu ta’ala:

◈ { كانوا لا يسألون عن الرجل بعد ثلاث: ممشاه ومدخله وألفه من الناس. }

“Dahulu para ulama mereka tidak bertanya tentang seseorang setelah (mengetahui tiga hal):
[1] Berjalan dengan siapa
[2] Berkumpul dengan siapa
[3] Siapa temannya dari kalangan manusia.”

Ξ Dan Adalah Imam Al-'Auzaa'iy rahimahullahu ta’ala:

◈ { من ستر عنا بدعته لم يخف علينا ألفته. }

“Siapa yang tersembunyi terhadap kami akan bid'ahnya, tidak tersembunyi atas kami akan teman dekatnya (kecondongan hatinya).”

Ξ Dan berkata Amr bin Qois al-malaaiy rahimahullahu ta’ala:

◈ { إذا رأيت الشاب أول ما ينشأ مع أهل السنة والجماعة فارجه، وإذا رأيته مع أهل البدع فآيس منه فإن الشاب على أول نشوئه. }

“Jika kamu melihat seorang pemuda awal tumbuhnya bersama Ahlussunnah wal jama'ah maka harapkanlah (dia). Dan jika kamu melihat seorang pemuda tumbuh bersama ahlul bid'ah maka berputus-asalah darinya. Maka sungguh seorang pemuda dilihat di awal kala pertumbuhannya (dalam mengenal dakwah).”

Ξ Dan bercerita Hamaad bin Zaid dan berkata Kepada saya Yunus rahimahumallahu ta’ala:

◈ { يا حماد إني لأرى الشاب على كل حالة منكرة ولا آيس من خيره، حتى أراه يصحب صاحب بدعة فعندها أعلم أنه قد عطب. }

“Ya Hamaad! Sungguh saya, jika melihat seorang pemuda tumbuh di atas setiap keadaan yang mungkar (di atas perbuatan mungkar) dan saya tidak putus asa dari kebaikannya, sampai saya melihat dia bersahabat dengan pelaku bid'ah maka di sisinya saya mengetahui bahwasannya dia sungguh telah rusak (hancur).”

Berkata pentahqiq:

“Dan sebab ini maka sepantasnya bagi seseorang untuk mengetahui siapa sahabatnya, sehingga dia tidak mendapatkan teman yang telah di jarh atau kurang (aqidah dan manhajnya) dari arah sahabatnya, maka sungguh demikian itu dari faqihnya seseorang,

Ξ sebagaimana yang dikeluarkan Ibnu Bathoh dari Abi Qilaabah dari Abi Darda radhiyallahu 'anhu:

◈ { من فقه الرجل ممشاه ومدخله ومخرجه. }

“Termasuk faqihnya seseorang berjalan bersama siapa dan masuk (Berkumpul) bersama siapa dan keluar bersama siapa.”

* * *
- كتاب الرد على المبتدعة لابن البنا
- تحقيق: د. عبد المنعم عبد الغفور
- باب المجانبة والمقاربة، 177-183

__Catatan__
[ ¹ ] Simak selengkapnya di sini:
https://www.youtube.com/embed/sChX274PTAU
(Pada menit ke 18-15 detik sampai 18-35)
[ ² ] Al-mu'taqodus shohiihu lifadhilati Asy-Syaikh Abdus Salam bin Barjas rahimahullahu ta’ala, 100.
[ ³ ] HR Bukhari & Muslim, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu.

₪ Dari Channel Telegram @fawaid_ilmiyahwaldurus

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

➥ #Manhaj #jasmerah #ikhwani #sururi #turatsi #ruhaili #halabi #rodja
Disampaikan oleh Al-Ustadz Hasan Rasyid hafizhahullah

URL Video:
https://youtu.be/G2VrSLY02VI

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=G2VrSLY02VI
________
- - - - - - - - -

KEBODOHAN ABDULLAH TASLIM (DA'i RODJA) TENTANG MANHAJ & TAHDZIR

// Petikan Faedah dari Kajian Ilmiyyah Kabupaten Konawe
// 11 Jumadil Akhir 1438H ~ 10 Maret 2017M

📀Download audio:
› [ Tele ] https://t.me/Mp3_kajian/508
› [ Audio ] http://bit.ly/2nduVbJ

₪ Audio dari مجموعة رياض الجنة
➥ #VideoFawaid #Bantahan #Abdullah_Taslim #bodoh #rodja #tahdzir #manhaj

Jangan lewatkan berbagai faedah lainnya:

◈ Channel Youtube
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet
◈ IG & Twitter @alfawaaid_net
| http://bit.ly/IG_alfawaaid
| http://bit.ly/TW_alfawaaid
◈ TG:
| https://t.me/Alfawaaid - @Alfawaaid
| https://t.me/ukhuwahsalaf - @ukhuwahsalaf
| https://t.me/ForumBerbagiFaidah - @ForumBerbagiFaidah
◈ Web:
| http://www.alfawaaid.net

Disampaikan oleh Asy-Syaikh al-'Allamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/7sSGaJOtvyc

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=7sSGaJOtvyc
________
- - - - - - - - -

MENJELASKAN KESALAHAN ULAMA TERANGGAP MEMAKAN DAGING MEREKA?

❱ Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

[ Pertanyaan ]

Ketika kami membantah sebagian dai yang jahat untuk menjelaskan kebathilan mereka dan kami sebutkan nash-nash dari syari’at yang menunjukkan kebathilan dari ucapan mereka, maka mereka menyalahkan kami dengan dalih bahwa daging para ulama beracun dan membicarakan kesalahan mereka adalah perbuatan ghibah?

[ Jawaban ]

[✔️] Menjelaskan kebenaran hukumnya wajib
[✔️] dan menjelaskan kesalahan juga wajib,
[✘] dan hal ini bukan termasuk memakan daging para ulama.

[↑] Bahkan ini termasuk upaya menjelaskan kebenaran dan menyampaikan nasehat.
▷ Itu bukan termasuk memakan daging para ulama.
▷ Engkau tidak mencela pribadi mereka, tetapi engkau hanya menjelaskan kesalahan mereka
▷ dan menjelaskan yang benar tentang keadaan mereka.

Sumber: http://www.albaidha.net/vb/showthread.php?t=54294

Kunjungi: http://forumsalafy.net/apakah-menjelaskan-kesalahan-ulama-teranggap-memakan-daging-mereka/

₪ Dari Channel Telegram @ForumSalafy

**Dengan sedikit penyesuaian Judul dari Admin
※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

➥ #VideoFawaid #Manhaj #ghibah #menampakkan_kemungkaran

Jangan lewatkan berbagai faedah lainnya:

◈ Channel Youtube
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet
◈ IG & Twitter @alfawaaid_net
| http://bit.ly/IG_alfawaaid
| http://bit.ly/TW_alfawaaid
◈ TG:
| https://t.me/Alfawaaid - @Alfawaaid
| https://t.me/ukhuwahsalaf - @ukhuwahsalaf
| https://t.me/ForumBerbagiFaidah - @ForumBerbagiFaidah
◈ Web:
| http://www.alfawaaid.net


🚇HUKUM MENGGAMBAR MAKHLUK BERNYAWA DI DALAM ISLAM

❱ FATWA AL-LAJNAH AD-DA'IMAH LI AL-BUHUTS AL-'ILMIAH WA AL-IFTAA' - Pertanyaan Pertama dari Fatwa Nomor 2036

[ Pertanyaan 1 ]

Apa hukum menggambar di dalam Islam?

[ Jawaban 1 ]

[✘] Menggambar semua yang bernyawa seperti manusia dan semua binatang, hukum asalnya adalah haram,
● baik itu gambar yang berbentuk
● atau gambar pada kertas, kain dan dinding
● atau fotografi dan yang semisalnya.

[↑] Hal ini berdasarkan beberapa hadits shahih yang melarang akan hal itu, dan mengancam orang yang melakukannya dengan siksaan yang pedih.

▷ Karena biasanya gambar-gambar seperti ini menjadi wasilah/perantara untuk berbuat syirik kepada Allah
● dengan berdiri di hadapannya,
● tunduk dan mendekatkan diri kepadanya
● serta mengagungkannya dengan bentuk pengagungan yang merupakan hak untuk Allah semata.

▷ Juga karena itu termasuk menandingi ciptaan Allah

▷ dan sebagian dari gambar tersebut terdapat fitnah seperti
● gambar-gambar artis wanita,
● wanita telanjang dan wanita-wanita yang disebut sebagai ratu kecantikan
● dan yang semisalnya.

■ Di antara hadits-hadits yang menyebutkan keharaman gambar-gambar tersebut karena itu termasuk dosa besar adalah;

◈ Hadits Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah -ﷺ-, bersabda:

︴“Sesungguhnya orang-orang yang membuat gambar-gambar ini akan disiksa pada hari kiamat seraya dikatakan kepada mereka: ‘Hidupkan apa yang telah kamu buat’.” [HR. Bukhari dan Muslim]

◈ Dan hadits Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, ia berkata,

︴“Aku telah mendengar Rasulullah -ﷺ- bersabda: ‘Sesungguhnya manusia yang paling pedih siksanya pada hari kiamat adalah para pelukis’.” [HR. Bukhari dan Muslim]

◈ Juga hadits Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata,

︴“Aku telah mendengar Rasulullah -ﷺ- bersabda: Allah Ta'ala berfirman: ‘Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang membuat serupa dengan ciptaan-Ku, maka buatlah serupa jagung atau buatlah serupa biji-bijian atau buatlah serupa gandum’.” [HR. Bukhari dan Muslim]

◈ Dan hadits Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata:

︴“Rasulullah -ﷺ- datang dari suatu perjalanan dan aku telah menutupi jendela kamar tidurku dengan kain tipis yang terdapat gambar-gambar. Ketika Rasulullah -ﷺ- melihatnya wajah beliau berubah warna (marah). Kemudian beliau bersabda: ‘Wahai Aisyah, orang yang paling pedih siksanya di sisi Allah pada hari kiamat adalah orang-orang yang meniru ciptaan Allah’. Lalu kami memotong kain tipis itu dan menjadikannya satu atau dua bantal.” [HR. Bukhari dan Muslim]

[↑] Makna kata qiram adalah kain penutup dan makna sahwah adalah jendela kamar.

◈ Demikian juga hadits Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata,

︴“Aku telah mendengar Rasulullah -ﷺ- bersabda: ‘Barangsiapa menggambar suatu lukisan di dunia, maka ia akan diperintahkan untuk meniupkan roh kepadanya pada hari kiamat, sedangkan ia tidak akan sanggup melakukannya’.” [HR. Bukhari dan Muslim]

◈ Dan hadits Ibnu Abbas yang lain dari Nabi -ﷺ-, beliau bersabda:

︴“Setiap pelukis masuk neraka, dijadikan baginya setiap gambar yang dilukisnya hidup kemudian menyiksanya dalam neraka Jahanam.” Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata, “Jika kamu terpaksa melakukannya, maka buatlah gambar pohon atau sesuatu yang tidak bernyawa.” [HR. Bukhari dan Muslim.]

[✘] Sifat umum hadits-hadits di atas menunjukkan akan haramnya gambar yang bernyawa secara mutlak.

[✔️] Adapun gambar yang tidak bernyawa seperti
● pohon,
● laut,
● gunung
● dan lain sebagainya,

[↑] maka hukumnya boleh, sebagaimana yang telah di sebutkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, dan tidak ada seorang pun dari sahabat yang mengingkarinya.

◈ Dan juga sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Nabi yang berisi tentang ancaman:

︴“Hidupkanlah apa yang telah kamu ciptakan”

◈ dan sabda beliau juga:

︴“Dia (orang yang menggambar) diperintah untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut, maka dia tidak mampu menghidupkan.”

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu 'Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

📜KOMITE TETAP RISET ILMIAH DAN FATWA
◈ Ketua: Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
◈ Wakil Ketua: Abdurrazzaq 'Afifi
◈ Anggota: Abdullah bin Qu'ud; Abdullah bin Ghadyan.

📚http://www.alifta.net/Fatawa/fatawaChapters.aspx?languagename=id&View=Page&PageID=363&PageNo=1&BookID=3

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ http://bit.ly/ukhuwahsalaf

➥ #VideoFawaid #gambarmakhluk #kamera #foto #fotografi #video #film #televisi #selfie #video_ceramah #ceramah_masyayikh #rekaman_video #hukum_gambar #barang_bukti

Rekaman Audio Kajian Kota Bandung
Ahad, 13 Jumadil Akhir 1438H ~ 12.03.2017M // Masjid Jamie al-Husaeni Banjaran Kabupaten Bandung

Bersama:
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
Al-Ustadz Abu Amr Ahmad Alfiyan hafizhahullah

— Download audio —
Mp3 versi 32 Kbps

[ Kajian Tematik ]
KILAS BALIK SEJARAH DAKWAH SALAFIYAH DI INDONESIA

01. Mukaddimah - Al-Ustadz Rasyid Hamdani hafizhahullah
Download Audio di sini

02. [Sesi 1] - Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
Download Audio di sini

03. [Sesi 2] - Al-Ustadz Abu Amr Ahmad Alfiyan hafizhahullah
Download Audio di sini

04. [Sesi 3] - Al-Ustadz Abu Amr Ahmad Alfiyan hafizhahullah
Download Audio di sini


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber: Channel Telegram @SalafyBandung

Klik “JOIN” http://bit.ly/ukhuwahsalaf
Klik “JOIN” http://bit.ly/Alfawaaid
Klik “JOIN” http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

Diperbolehkan menyebarkan rekaman kajian ini untuk kepentingan da’wah, bukan untuk tujuan komersil. Untuk mengunduh / download sila right click pada link file yang berkenaan dan pilih “Save Link As ...”. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.
Disampaikan oleh Asy-Syaikh al-'Allamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/1g_cAidWfIQ

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=1g_cAidWfIQ
________
- - - - - - - - -

DILARANG IKUT SERTA DALAM PEMILU LALU BAGAIMANA CARA KAUM MUSLIMIN DAPAT MENGUASAI HUKUM & MENEGAKKAN SYARI'AT?

❱ Asy-Syaikh Al-'Allamah Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i رحمه الله

[ Pertanyaan ]

Apabila kalian memperingatkan dari ikut serta dalam pemilu, lalu bagaimana cara kaum muslimin dapat menguasai hukum dan menegakkan syari’at?

[ Jawaban ]

■ Yang menyangka bahwa dia mampu mencapai hal itu dengan mengikuti pemilu maka dia orang lalai! lalai! lalai!

[↑] Yang dapat memenangkan pemilu adalah orang yang memiliki jutaan dollar amerika, dan di malam hari mendatangi para syaikh kabilah, para hakim, dan seterusnya, orang yang seperti inilah yang akan menang dalam pemilu.

[✘] Anggaplah dia akan memenangkan pemilu yang sehat, maka penguasa akan mengarahkan kepadanya meriam dan senapang, sebab mereka tidak bersedia untuk memberikannya dengan melalui pemilu.

[✔️] Maka kami akan terus mengajar insya Allah sesuai kemampuan kami, dan mencapai kekuasaan dilakukan dengan bertakwa kepada Allah Azza wa Jalla dan menyiapkan kekuatan sesuai batas kemampuan, Wallahul musta’an.

Sumber: http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=1410

₪ Alih Bahasa: http://www.salafybpp.com/aqidah/hukum-ikut-serta-dalam-pemilu

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

➥ #VideoFawaid #pemilu #pemilihan_umum #intikhobat #demokrasi #fatwa_pemilu #pilkada #nyoblos #lalai #mughoffal

Jangan lewatkan berbagai faedah lainnya:

◈ Channel Youtube
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet
◈ IG & Twitter @alfawaaid_net
| http://bit.ly/IG_alfawaaid
| http://bit.ly/TW_alfawaaid
◈ TG:
| https://t.me/Alfawaaid - @Alfawaaid
| https://t.me/ukhuwahsalaf - @ukhuwahsalaf
| https://t.me/ForumBerbagiFaidah - @ForumBerbagiFaidah
◈ Web:
| http://www.alfawaaid.net

Disampaikan oleh Asy-Syaikh al-'Allamah Abdul Muhsin al-'Abbad hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/BaD2Bx4PjsE (Durasi: 2:52)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=BaD2Bx4PjsE

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -

[ Pertanyaan ]

Telah tersebar pada akhir-akhir ini celaan dari sebagian pelajar yang ditujukan kepada sebagian Masyaikh Ahlu Sunnah yang membela al haq dengan ucapan dan tulisan mereka semisal Syaikh Robi’ Al Madkholi dan selainnya, dengan anggapan bahwa Masyaikh ini tidak menyisakan seorang pun (untuk dibantah) dan umat butuh untuk bersatu dan meninggalkan saling membantah antar mereka.

Apa nasihat Anda wahai Syaikh yang mulia kepada para pemuda ini?

[ Jawaban ]

Yang wajib adalah saling menasihati dan tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Dan sepantasnya seseorang menjaga lisannya dari ucapan yang bisa membahayakannya.

Bantahan adalah perkara yang perlu jika keadaan mengharuskannya. Apa yang menghalangi dari yang namanya bantahan? Apakah dikatakan hikmah jika membiarkan kemungkaran dan kebatilan tanpa membantahnya? Dan orang yang membantah kemungkaran tersebut lantas kita cela? Ini tidak boleh.

Bahkan bantahan merupakan bentuk nasihat dan bentuk amar ma’ruf nahi mungkar. Kesimpulannya, sepantasnya seorang untuk menjaga lisannya dari ucapan yang bisa membahayakannya.

Dan seorang ulama semisal Syaikh Robi’ Al Madkholi, jika beliau membantah dengan bantahan yang tepat, maka ini adalah bentuk nasihat dan kemanfaatannya akan kembali kepada umat manusia.

[Pelajaran Syarh Sunan Abi Dawud. Rekaman Fatwa No: 217]

Sumber: https://www.youtube.com/embed/_4l0vNdqEUY

Alih bahasa Syabab Forum Salafy - http://forumsalafy.net/pembelaan-syaikh-abdul-muhsin-al-abbad-kepada-syaikh-robi-bin-hadi-hafizhahumullah/

***

[✔️] Diantara faidah yang bisa kita petik dari ucapan syaikh di atas antaranya:

■ Pembelaan terhadap dakwah sekaligus manhaj yang dijalani oleh Syaikh Rabi bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
■ Bantahan terhadap Dedengkot Halabi Rodja, Firanda Andirja yang mencibir serta merendahkan Manhaj Syaikh Rabi bin Hadi hafizhahullah & para penuntut ilmu yang meneladani manhaj beliau
■ Bantahan terhadap Dedengkot Halabi Rodja, Yazid Jawas yang mencibir bantahan ilmiyah dengan mengelompokkan sebagian Salafiyin sebagai "Jama'ah Tahdzir"
■ Meninggalkan bantahan (rudud ilmiyah) merusak hikmah dalam dakwah
■ Bantahan merupakan nasehat dan upaya amar ma'ruf nahi munkar
■ Harus ada sebagian Para ulama & da'i yang memiliki kemampuan untuk menyampaikan bantahan terhadap berbagai penyimpangan dan para pengusungnya
■ Bantahan ulama sekaliber Syaikh Rabi, ketika menetapi kebenaran maka itu merupakan bentuk nasehat & kemanfaatan bagi ummat manusia.
■ Wajib menjaga lisan agar tidak mencibir para ulama yang telah mengerahkan segenap ilmu, waktu serta usia mereka dalam membantah berbagai bentuk penyimpangan dan para pengusungnya.
■ Wajib memuliakan para ulama & asatidzah yang telah menyodorkan kepada ummat ini berbagai bantahan ilmiyah dalam rangka membentengi ummat ini dari berbagai makar dan syubhat oleh orang-orang jahil & para penyesat.

Wallahul a'lam bishshowab.

**Judul dari admin
※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

➥ #VideoFawaid #Manhaj #Tahdzir #Nasehat #hikmah #membiarkan_kemungkaran #Bantahan

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin 'Abdillah al-Fauzan hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/ddJXPwPq31w (Durasi: 1:48)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=ddJXPwPq31w

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
BERDALIL DENGAN BEREDARNYA GAMBAR/FOTO/VIDEO MASYAYIKH DI BERBAGAI MEDIA HANYALAH DALIH PEMBENARAN SEMATA, BUKAN HUJJAH**

[¹][ Pertanyaan ]

Tatkala tampil sebuah artikel karya beliau di koran, tampil pula gambar/foto beliau bersama dengan artikel tersebut. Demikian juga dalam acara ceramah di sebagian channel televisi. Apakah ini menunjukkan bahwa Anda (para masyaikh) berpendapat bahwa gambar/foto itu boleh?

[ Jawaban ]

■ “Ini bukan dalil (tidak menunjukkan bahwa gambar boleh). Aku tidak menyuruh mereka, tidak pula meminta mereka.

Tapi mereka yang datang, mengambil gambar Asy-Syaikh Bin Baz. Padahal beliau mengharamkan gambar itu, dan beliau memperingatkan dengan keras siapa yang melakukannya, yaitu mengambil gambar beliau di tempat-tempat dan acara-acara umum.

Mereka sendiri yang menanggung dosanya. Adapun kami, maka kami tidak ridha dengan gambar itu, tidak pula menyuruh mereka mengambil gambar, dan mereka tidak minta izin kepada kami.”

📚[Fatwa no 7396]

[ لسؤال ]

فضيلة الشيخ وفقكم الله، أسئلة كثيرة تُسأل فتقول: إنّ فضيلتكم عندما يظهر له مقال في الجرائد تظهر صورة له مع هذا المقال وكذلك عند إلقائه للمحاضرات في بعض القنوات، فهل هذا دليل على أنكم تقولون بجواز التصوير؟

[ جواب الشيخ حفظه الله ]

■ { ليس هذا دليلاً، أنا ما أمرتهم ولا طلبتهم وإنما هم يأتون،

أخذوا صورة الشيخ ابن باز وهو يحرم هذا ويحرج من يفعله – يأخذون صورته في المجامع وفي المناسبات،

هذا إثمه عليهم هم، أما نحن فلا نرضى هذا ولا أمرناهم به، ولا شاورونا عليه. } اهـ

📚[رقم الفتوى 7396 - المقطع الصوتي موجود]

[²][ Pertanyaan ]

Apakah menyiarkan ulang acara-acara keagamaan yang disiarkan langsung dengan suara dan gambar melalui media televisi setelah menyimpannya diperbolehkan atau termasuk perbuatan mengambil gambar yang diharamkan?

[ Jawaban ]

■ “Ini menjadi tanggung jawab yang menyiarkannya dan menyimpannya, tanggung jawab mereka, na’am.”

[ لسؤال ]

فضيلة الشيخ و فقكم الله هل إعادة بث البرامج الدينية المباشرة بالصوت و الصورة على شاشة التلفاز إعادة بثها بعد تخزينها هل هو جائز أم هو من التصوير المحرم؟

[ فضيلة الشيخ ]

■ { هذا على ذمة من يبثونها و يحتفظون بها على ذمتهم. نعم }

📚من درس: [الدر النضيد - اليوم الثلاثاء ٢٢-٣-١٤٣٣]

Sumber:
[¹] http://www.alfawzan.af.org.sa/node/10232 | http://www.ajurry.com/vb/showthread.php?t=1010
[²] http://www.albaidha.net/vb/showthread.php?t=42386

Kunjungi: http://forumsalafy.net/bantahan-syaikh-fauzan-dengan-beredarnya-photogambar-beliau/

₪ Dari Channel Telegram @ManhajulAnbiya & @ForumSalafy

**Judul dari Admin
※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf
__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

#VideoFawaid #gambarmakhluk #kamera #foto #fotografi #video #film #televisi #selfie #video_ceramah #ceramah_masyayikh #rekaman_video #hukum_gambar #barang_bukti

Disampaikan oleh Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/jE5SR1dz57U (Durasi: 1:04)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=jE5SR1dz57U

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -

🚇[VIDEO] BOLEHKAH WANITA MELIHAT PARA ULAMA DI TELEVISI

[ Bingkisan Berharga dari Ulama Kibar Salafy untuk para Du'at Sururiy-Halabi-Rodja dan semisalnya ]

❱ Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah

[ Pertanyaan ]

Apa hukum wanita melihat pria di televisi, seperti melihat kepada para dai dan masayikh serta ulama ketika mereka menyampaikan ceramah?

[ Jawaban ]

■ Demi allah, ini merupakan bencana, yaitu masalah media ini dengan tampilnya pria di hadapan wanita dan wanita di hadapan pria. Ini merupakan musibah.

[✔️] Dia bisa mendengarkan nasehat dan pelajaran (agama) melalui radio tanpa melihat gambar (pria).

Kunjungi: http://forumsalafy.net/bolehkah-wanita-melihat-para-ulama-di-televisi/

₪Rujukan: Dari situs ForumSalafy.Net

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ http://bit.ly/ukhuwahsalaf

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

➥ #VideoFawaid #gambarmakhluk #kamera #foto #fotografi #video #film #televisi #selfie #video_ceramah #ceramah_masyayikh #rekaman_video #hukum_gambar #barang_bukti


🚇MENJADI MURID ULAMA BUKAN UKURAN
~ Parameter Utamanya Adalah Manhaj ~

❱ Asy-Syaikh al-'Allamah 'Ubaid al-Jabiri hafizhahullah

[ Penanya ]

Berkaitan dengan Ali Hasan Al-Halabi wahai Syaikh?

[ Asy-Syaikh ]

■ Orang ini -baarakallahu fik- kami telah membicarakannya dua pekan yang lalu atau sekitar itu. Majelis itu juga telah disebarkan di situs sahab net. Maka engkau bisa merujuknya ke sana. Barakallah fikum.

[ Penanya ]

Bagaimana kaitannya dengan Husain ‘Audah Al-‘Awaisyah?

[ Asy-Syaikh ]

Saya tidak mengenalnya.

[ Penanya ]

Orang ini muridnya Asy-Syaikh Al-Albani.

[ Asy-Syaikh bertanya ]

‘Audah apa?

[ Penanya ]

Namanya Husain ‘Audah Al-‘Awaisyah. Dia memiliki ensiklopedi fiqhiyyah. Dia memiliki kitab berjudul Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah?

[ Asy-Syaikh ]

■ Demi Allah saya tidak mengenalinya.

[ ? ] Namun berguru kepada seseorang bukan sebagai parameter.
● Seseorang berguru kepada seorang ulama si fulan adalah sesuatu yang disukai,
● namun yang menjadi parameter utama adalah manhaj yang ditempuh oleh orang itu.

✔ Apakah dia menetapkan hukum-hukum Allah dalam akidah dan secara amaliyah berdasarkan Kitabullah dan As-Sunnah dengan pemahaman para Salafus Shalih
✘ atau dia menyimpang ke kanan dan ke kiri.

[↑] Inilah yang menjadi parameter utama dalam menilainya.

✔ Jika ia termasuk dari jenis pertama maka kita terima.

✘ Jika termasuk jenis kedua, ya walaupun dia murid Al-Albani atau selainnya, maka posisi sebagai murid seseorang tidak otomatis membersihkannya.

[ Penanya ]

Jazakumullah khairan, wahai Syaikh. Lalu bagaimana dengan penukilan-penukilannya yang dikatakan sebagai nukilan secara langsung dari Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam kitabnya Al-Mausu’ah?

Bagaimanakah kita menyikapinya ketika ada nukilan-nukilan langsung ini?

[ Asy-Syaikh ]

■ Barakallah fiik. Kumpulan-kumpulan Mausu’ah dan yang seperti ini pula butuh kepada para penuntut ilmu yang mampu menelitinya agar mampu mengkritisinya.

(●) Saya nasihatkan untuk tidak menyebarkannya begitu saja kepada kaum muslimin.
• Karena itu semua butuh kepada berita (yang benar)
• dan penelitian
• serta pendalaman semua yang ada pada lembaran-lembaran dan bagian-bagiannya
• hingga bisa ditentukan bahwa nukilan itu mendukungnya atau sebaliknya membantahnya.

[ Penanya ]

Jazakumullah khairan.

Sumber: http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=119627

Suara bisa didownload di: http://www.islamup.com/download.php?id=116481

₪ Dari situs TukPencariAlHaq - http://tukpencarialhaq.com/2013/02/08/menjadi-murid-ulama-bukan-ukuran/

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

➥ #Manhaj #prinsip #ahlussunnah #ikhwani #sururi #turatsi #halabi #ruhaili #rodja #hizbi
Disampaikan oleh Asy-Syaikh Dr. Muhammad bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
{ Dengan Transkrip Terjemahan dalam Bahasa Indonesia }

URL Video:
https://youtu.be/hcGLah5PSgw (Durasi: 1:43)

Download Video @ Mp3:
https://savemedia.com/watch?v=hcGLah5PSgw

Himpunan Video AlFawaaidNet
| http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
| http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -

APAKAH SETIAP ORANG YANG MENAMPAKKAN SUNNAH SELALU DIPERCAYA BERITANYA?

[ Pertanyaan ]

Sebagian manusia menganggap terpercaya setiap orang yang menampakkan sunnah, bagaimana hukum hal itu? Kapan seseorang menjadi tsiqah (terpercaya) dan tidak ditolak beritanya?

[ Jawaban ]

■ “Wajib dibedakan antara:
• seorang yang tsiqah, dengan
• pengusung sunnah.

■ Berapa banyak seseorang yang dia adalah Ahlus Sunnah namun
• tidak tepat beritanya,
• jelek hafalannya,
• atau seorang yang terburu-buru (dalam menilai) tanpa mau tatsabut (cross cek).

[↑] Jadi, wajib dibedakan antara yang pertama dan yang kedua.

[✘] Ahli bid'ah tidak masuk dalam pembicaraan kita.

■ Maka kami katakan, bahwa manusia dalam permasalahan ini ada dua macam:

[•] Pertama:
Ahlus Sunnah yang tsiqah (terpercaya). Ini yang diharapkan.

[•] Kedua:
Ahlus Sunnah tetapi dhoif (lemah), sering lalai, sering lupa, jelek hafalannya tetapi dia masih ahlus sunnah. Orang ini tidak diterima beritanya kecuali dengan adanya saksi-saksi dan berita dari jalan lain yang mendukung/menguatkan beritanya.

🚇جزاكم الله خيرًا شيخنا، وهذا السؤال الخامس عشر

[ يقول السائل ]

بعض النَّاس يوثِّق كل من أظهر السنة فما حكم ذلك؟ ومتى يكون الشَّخص ثقة ولا يُردُّ خبره؟

[ الجواب ]

■ { يجب الفرق بين
• كون الرجل ثقةً
• وكونه صاحب سُنَّة،

■ كم من رجل هو صاحب سُنَّة لكن
• لا يضبط الأخبار،
• سيِّء الحفظ،
• أو متسرع لا يتثبت،

[↑] يجب التَّفريق بين هذا وهذا،

[✘] المبتدع ليس له معنا شأن،

■ فنقول الناس في هذا قسمان:

[•] الأول:
صاحب سُنَّة ثقة، هذا هو المطلب.

[•] الثاني:
صاحب سنة لكنه ضعيف، شديد الغَفلة، كثير النِّسيان، سيِّء الحفظ، هو صاحب سُنَّة، وهذا لا يُقبل خبره إلَّا بالشواهد والمتابعات. نعم. }

Sumber: Channel Telegram @ubaid_aljabry
http://ar.miraath.ovh/fatwah/9212

₪ Dari Channel Telegram @ManhajulAnbiya

※•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•※
IIII مجموعة الأخوة السلفية •✦• MUS IIII
ⓣ https://t.me/ukhuwahsalaf

__________

Klik “JOIN” Channel Telegram
http://bit.ly/ukhuwahsalaf
http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
http://bit.ly/Alfawaaid

➥ #VideoFawaid #Manhaj #menerima_berita #terpecaya #tsiqah